Institut Standar Nasional Amerika (ANSI) menetapkan pedoman untuk desain dan kinerja pakaian visibilitas tinggi untuk memastikan keselamatan pekerja di berbagai industri. Perlengkapan visibilitas tinggi ANSI kelas 2 dan kelas 3 adalah dua klasifikasi yang paling umum, masing-masing dengan persyaratan spesifik dan penggunaan yang dimaksud.
Perlengkapan visibilitas tinggi kelas ANSI 2 dirancang untuk pekerja yang perlu terlihat dalam situasi di mana ada banyak kompleksitas latar belakang dan pekerja tersebut perlu dilihat dari jarak minimal 1280 kaki. Kelas perlengkapan ini biasanya digunakan di zona kerja di mana kecepatan lalu lintas kurang dari 25 mph, seperti lahan parkir, zona sekolah, dan beberapa lokasi konstruksi dengan lalu lintas berkecepatan rendah. Perlengkapan visibilitas tinggi kelas 2 mencakup barang-barang seperti rompi, kemeja, dan jaket. Pakaian-pakaian ini harus memiliki minimal 775 inci persegi bahan latar belakang dan 201 inci persegi bahan reflektif. Bahan latar belakang umumnya berwarna neon terang, seperti kuning, oranye, atau hijau lime, dan bahan reflektif diterapkan sebagai strip atau tambalan pada pakaian.
Garis reflektif pada peralatan visibilitas tinggi kelas 2 ANSI harus setidaknya lebar 1,375 inci dan harus ditempatkan di lokasi tertentu pada pakaian untuk memastikan visibilitas maksimal. Sebagai contoh, rompi harus memiliki garis reflektif di bagian depan dan belakang, serta di bahu-bahu. Desain peralatan kelas 2 difokuskan pada memberikan keseimbangan yang baik antara visibilitas dan kenyamanan, memungkinkan pekerja bergerak bebas sambil tetap mudah dilihat.
Peralatan visibilitas tinggi kelas 3 ANSI, di sisi lain, dirancang untuk pekerja yang membutuhkan visibilitas tinggi dalam situasi di mana ada tingkat kompleksitas latar belakang yang tinggi dan pekerja perlu terlihat dari jarak minimal 1280 kaki, bahkan dalam kondisi cahaya rendah. Kelas peralatan ini biasanya digunakan di zona kerja di mana kecepatan lalu lintas lebih dari 25 mph, seperti jalan raya dan jalan utama. Peralatan visibilitas tinggi kelas 3 mencakup barang-barang seperti baju overall penuh, jaket dengan lengan panjang, dan celana dengan garis reflektif. Pakaian ini harus memiliki minimal 1240 inci persegi bahan latar belakang dan 310 inci persegi bahan reflektif.
Garis reflektif pada peralatan visibilitas tinggi kelas 3 ANSI lebih lebar daripada yang ada pada peralatan kelas 2, biasanya setidaknya lebar 2 inci. Mereka juga harus ditempatkan di lokasi yang lebih menonjol pada pakaian, seperti di sekitar lengan, kaki, dan tubuh, untuk memberikan visibilitas 360 derajat. Desain peralatan kelas 3 lebih substansial dibandingkan peralatan kelas 2, memberikan coverage dan visibilitas yang lebih besar kepada pekerja di lingkungan berisiko tinggi.
Selain perbedaan jumlah bahan latar belakang dan reflektif, peralatan visibilitas tinggi kelas 3 ANSI juga dapat memiliki fitur tambahan, seperti pita reflektif di lengan dan kaki, untuk meningkatkan visibilitas. Peralatan ini juga sering kali terbuat dari bahan yang lebih tahan lama untuk menahan kondisi keras di zona kerja kecepatan tinggi.
Ketika memilih peralatan visibilitas tinggi, penting untuk mempertimbangkan persyaratan khusus lingkungan kerja dan kondisi lalu lintas. Pekerja di area lalu lintas berkecepatan tinggi harus mengenakan peralatan visibilitas tinggi kelas 3 ANSI, sementara mereka yang berada di area kecepatan rendah mungkin dapat menggunakan peralatan kelas 2. Pemberi kerja bertanggung jawab untuk memastikan pekerja mereka mengenakan peralatan visibilitas tinggi yang sesuai standar ANSI guna mematuhi peraturan keselamatan dan melindungi pekerja dari kecelakaan.
Secara keseluruhan, peralatan visibilitas tinggi kelas 2 dan kelas 3 ANSI dirancang untuk memenuhi kebutuhan visibilitas yang berbeda dalam berbagai lingkungan kerja. Memahami perbedaan antara dua kelas ini sangat penting untuk menjamin keselamatan pekerja di area berisiko tinggi.